BrandDictionary™ : Kamus Merek


Berikut ini merupakan definisi-definisi untuk membantu anda berpikir seperti merek sejati. Diambil dari buku The Brand Mindset, karangan Duane E. Knapp, penerbit Andi Yogyakarta, tahun 2001.

Brand Mindset™ : Kemampuan untuk berpikir seperti sebuah merek.

Brand Promise™ : Intisari dari manfaat-manfaat merek – fungsional dan emosional – yang diharapkan diterima pelanggan saat ini dan pelanggan potensial saat mengalami produk dan jasa sebuah merek

Doktrin BrandStrategy™ : Rencana tindakan menyeluruh yang digunakan oleh organisasi untuk menentukan intisarinya (Brand Promise™). Menciptakan perubahan paradigma dan suatu “posisi terhormat” (keunggulan kompetitif yang terus-menerus) dan mengoptimalkan ekuitas merek keseluruhan.

Brand Advantage : Hasil dari peningkatan, pemeliharaan, dan inovasi yang konsisten dari suatu merek.

Brand Alliances : Pemanfaatan merek-merek lain yang tepat untuk mempertinggi ekuitas merek organisasi.

Brand Assessment : Suatu analisis yang obyektif terhadap persepsi dan kesan dari merek.

Brand Blueprint : 1. Proses tindakan disiplin yang diperlukan untuk menciptakan, merencanakan, mendesain dan membangun merek. 2. Karakter dan struktur dari representasi-representasi merek, yaitu, arsitektur merek (nama merek, byline, tagline, brand promise, dan penyajian grafis).

Brand Bribery : Praktek “buying loyalty” oleh beberapa merek, khususnya merek-merek yang dianggap sebagai komoditi, bila merek tidak mampu atau tidak bersedia menawarkan BrandPromise™ yang khusus.

Brand Byline : Kata-kata yang digunakan untuk mendeskripsikan produk untuk mengkomunikasikan dengan jelas kepada pelangggan potensial.

Brand Culturization : Untuk mendorong karyawan dan perusahaan mengenai jumlah total keyakinan, perilaku, dan karakteristik cara-cara dari suatu merek.

Brand Discipline : Mengambil keputusan seperti merek; menggunakan fakta-fakta bisnis, riset pasar dan riset pelanggan, dan keahlian merek.

Brand Drivers (Penggerak Merek) : Cara-cara kunci dari merek dalam mengkomunikasikan manfaat untuk membangun dan mempertinggi ekuitas merek yang mencangkup kualitas yang dirasakan, asosiasi merek, kesadaran nama, brand loyalty dan aset kepemilikan lainnya.

Brand Equity : Penilaian merek berdasarkan totalitas dari persepsinya, meliputi kualitas relatif dari produk-produk dan jasa-jasanya, kinerja keuangan, loyalitas pelanggan, kepuasan, penghargaan dan sebagainya.

Brand Focus : Proses pemikiran terkonsentrasi yang mempertahankan Doktrin BrandStrategy sebagai fokus utama dari rencana bisnis dan anggaran organisasi, dan tidak dengan cara yang lain.

Brand Leverage : Mengembangkan rencana yang disusun untuk mengoptimalkan ukuran penghargaan merek dan nilai relatif terhadap lingkup bisnisnya.

Brand Loyalty : Bila pelanggan memiliki perasaan positif terhadap merek dan menggunakan produk dan jasa merek tersebut secara teratur. Hasil yang diharapkan bila merek menjadi prioritas pilihan dan dianggap ”teman” bagi pelanggan.

Perubahan Paradigma Brand : 1. Suatu perubahan fundamental dalam suatu bisnis atau model strategik. 2. Suatu perubahan fundamental dan penting dalam kekhususnya merek yang dirasakan.

Brand Tag Line : Suatu urutan kata-kata atau suku kata pendek yang ekspresif yang digunakan untuk mengkomunikasikan atau mendramatisir manfaat-manfaat fungsional dan emosional dari merek bagi para pelanggan dan pelanggan potensial dalam usaha untuk mempengaruhi perasaan para konsumen terhadap merek tersebut.

Brand Value : Perasaan pelanggan yang muncul dari pengalaman mereka terhadap suatu merek.

D.R.E.A.M : Singkatan bagi penentu-penentu pembangunan merek sejati: Differentiation (Diferensiasi), Relevance (Relevansi), Esteem (Penghargaan), Awareness (kesadaran), dan Mind’s Eye (Pikiran).

FutureBrand™ : Penyajian kreatif dari suatu ide pembuatan merek yang membujuk, yang menggambarkan aspirasi-aspirasi dari strategi bisnis dengan cara yang benar-benar berbeda dari cara saat ini dan masa depan.

Genuine Brand : Internalisasi jumlah dari semua kesan para pelanggan dan konsumen, yang menghasilkan posisi khusus di benak konsumen berdasarkan manfaat-manfaat emosional dan fungsional yang dirasakan.

Mind’s Eye : Posisi yang ditempati oleh merek dalam benak konsumen

Private Brand : Deskripsi yang digunakan untuk menunjukkan kepada jenis-jenis produk yang diciptakan oleh para pengecer untuk penggunaan pribadi atau eksklusif.

Private Label : Suatu deskripsi yang digunakan untuk menunjukkan jenis-jenis produk yang disediakan oleh para penyalur kepada industri pengecer yang menyandang nama merek toko pengecer masing-masing atau nama lain yang diciptakan.

® (Registered Trademark) : Simbol yang digunakan bersama merek dagang yang terdaftar di U.S Patent dan Trademark Office. Juga mungkin digunakan dengan tanda merek terdaftar.

(tulisan sm dalam lingkaran bentuk seperti dalam Trademark dan Registered Trademark) (Service Mark) : Sama dengan merek dagang (didaftar oleh U.S Patent dan Trademark Office), kecuali bahwa service mark menyangkut jasa-jasa dan event-event, sedangkan merek dagang menyangkut produk-produk.

™ (Trademark) : Simbol yang mengidentifikasi merek-merek dagang yang belum mendapatkan pendaftaran oleh U.S Patent dan Trademark Office.

sumber : milis tetangga

Satu Tanggapan

  1. Mau tak desainkan header? Aduh… ganti suasana dong headernya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: